Bendungan Karet Diperbaiki Suplay Air PDAM Lancar Kembali

BANDA ACEH: Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE Ak MM didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)  Tirta Daroy H.T.Novizal Aiyub, SE Ak bersama  sejumlah pejabat di jajaran PDAM dan Dewan Pengawas,  melakukan pengecekan akhir pasca perbaikan bendungan karet di sungai Krueng Aceh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (13/8/2019).

Sebelum meninjau bendungan karet, walikota Banda Aceh juga menyempatkan diri berkunjung ke Water Treat Ment Plant (WTP) PDAM Tira Daroy di Gampong Lubok Batee, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar,  pada acara silaturrahmi dan Halal Bi Halal Hari Raya Idul Adha karyawan/karyawati PDAM Tirta Daroy  Kota Banda Aceh.

Walikota  menyebutkan, kehadirannya ke Sungai Krueng Aceh  untuk memastikan kondisi bendungan karet sudah kembali normal setelah diperbaiki oleh pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Samatera I Provinsi Aceh.”Saya atas nama pemerintah kota Banda Aceh mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Aceh dan Balai Sumatera I yang telah memperbaiki kebocoran bendungan karet ini,” kata Aminullah.

Dikatakan, bendungan tersebut sangat menentukan kelangsungan sumber air bersih untuk warga kota Banda Aceh yang diproduksi melalui PDAM Tirta Daroy. Sejak penahan air itu mengalami kebocoran beberapa waktu lalu kata dia, distribusi air di kota Banda Aceh sering mengalami kemacetan. Dengan selesainya diperbaiki, diharapkan keluhan air untuk warga kota kembali lancar.

Usai dari bendungan karet, walikota dan rombongan juga meninjau tempat pengambilan air baku PDAM Tirta Daroy atau intake di WTP  PDAM Tirta Daroy di kawasan  Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar,  sesaat sebelum kembali ke Kota Banda Aceh.

Sebelumnya diberitakan, dua Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yaitu Tirta Daroy Banda Aceh dan Tirta Mountala Aceh Besar mengalami gangguang suplay air bersih akibat kecoran bendungan karet di Krueng Aceh yang berada di Lambaro, Aceh Besar.

Direktur Utama PDAM Tirta Daroy T. Novizal Aiyub menyebutkan, bendungan karet itu sudah lama bocor, namun pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena berada dibawah kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Provinsi Aceh. “Kondisi ini telah menyebabkan PDAM kekurangan air baku. Sehingga kami harus menggilir suplay air untuk pelanggan,” katanya

Dia berharap,  bendungan  karet itu  dapat segera  diperbaiki. Sebab,  kondisi air sungai akan menurun jauh saat musim kemarau. Dalam kondisi tersebut kata dia, untuk memenuhi kebutuhan air untuk pelanggan sangat sulit, karena tidak cukup air baku untuk dilakukan pengolahan.  (Ali)

Apa Komentar Anda?